Health Promotion

Loading
loading..

HEALTH PROMOTION APPROACHES

 

To Enhance Pleasure in Travel and Tourism

Executive Summary

Solita Sarwono *)

 

The acceleration of modernization, globalization, supported by rapid development of communication and transportation technologies beside economic improvement have motivated and encouraged many people to travel more often for their work or holiday.

 Development in transportation technologies has reduced the geographical distance between places. The increasing human movement, however, also increases the people’s health risks. Traveling individuals can possibly carry one or more diseases. At the same time, these individuals are vulnerable for bacteria and viruses during the travel or at the place of destination. The risk of infections can be reduced by the travelers themselves, as well as by health professionals, tour operators, hotel/restaurant managers.

 On the other hand, travelers and tourists can also positively affect the behavior of the local population. Good health practices of people coming from ‘more developed’ areas can be learned and acquired by the local people. For example, food and personal hygiene, good sanitation and sewerage facilities. Individuals from ‘less developed’ areas can learn the good health habits and practices at the new place and bring it home to teach the others.

People’s knowledge and awareness on healthy lifestyle does not guarantee good health practices. Various factors hamper people’s motives to change their health behavior. Those factors include socio-cultural, economic and psychological factors, beside accessibility to the objects or instruments needed to facilitate the behavioral change.

 This paper will discuss a number of health behavioral change models and the approaches/ methods to be taken by individual travelers, health professionals, tour operators (travel agents, transportation companies, travel guides), and all parties involved in tourism business (hotels, restaurants, café’s, sport/recreational resorts) to prevent ‘disease travel’ and, instead, to make people’s travel and tourism safer and more pleasant.

  

Abstrak

 

KIAT-KIAT PROMOSI KESEHATAN

Untuk Meningkatkan Kenyamanan Berpariwisata

 Solita Sarwono*)

 

Percepatan proses modernisasi, globalisasi, kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi, serta meningkatnya perekonomian masyarakat mendorong orang untuk lebih sering bepergian, untuk pekerjaannya maupun untuk berekreasi dan berwisata.

 Kemajuan teknologi transportasi memperkecil jarak geografis antar kota, pulau dan negara. Namun peningkatan arus perpindahan manusia itu mempunyai juga resiko kesehatan. Individu-individu yang melakukan perjalanan dapat membawa bibit penyakit (carrier). Setiap individu juga rentan terhadap berbagai bibit penyakit yang dapat memasuki tubuhnya selama melakukan perjalanan dan ditempat tujuannya. Resiko penularan penyakit ini bisa dicegah atau diperkecil oleh individu itu sendiri, tenaga kesehatan maupun oleh pihak-pihak yang mengatur perjalanan dan menyiapkan akomodasi.

Di lain pihak, pendatang atau wisatawan dapat pula memberikan pengaruh positif terhadap penduduk setempat. Perilaku sehat wisatawan/pendatang, misalnya pengolahan makanan dan cara makan yang higienis, kebiasaan menjaga kebersihan diri, pembuatan jamban dan sarana mandi yang memenuhi syarat kesehatan, pembuangan sampah dan lain-lain, semuanya dapat ditiru oleh masyarakat setempat. Atau orang-orang yang datang dari wilayah yang ‘kurang maju’ akan meniru kebiasaan yang lebih sehat di tempat huniannya yang baru, untuk kemudian dibawa pulang dan diajarkan kepada lingkungannya.

 Pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan belum tentu menjamin perilaku hidup sehat. Terdapat berbagai faktor yang menghambat motivasi individu untuk memperbaiki perilaku dan kebiasaannya untuk hidup lebih sehat. Faktor-faktor itu termasuk faktor sosial, budaya, ekonomi, psikologi, disamping tingkat kemudahan (aksesibilitas) untuk memperoleh obyek/alat bantu yang dianjurkan bagi perbaikan perilaku sehat.

 Dalam makalah ini akan dijelaskan tentang beberapa model perubahan perilaku sehat serta kiat-kiat yang dapat dipakai oleh individu yang akan bepergian/berpariwisata, oleh tenaga kesehatan maupun operator perjalanan (biro perjalanan, perusahaan transportasi, pemandu wisata) dan penyedia sarana penginapan, tempat makan-minum, tempat rekreasi dan olahraga, guna mencegah penyebaran penyakit (‘wisata penyakit’) serta meningkatkan kenyamanan berpariwisata.

  

Kata kunci: promosi kesehatan, hidup sehat, perubahan perilaku kesehatan, penyakit menular, pencegahan penyakit, kesehatan wisatawan

 

*) Psikolog, Sosiolog Medis, Ahli Kesehatan Masyarakat, Spesialis Gender, Dosen Tamu PS IKM, Universitas Udayana, Konsultan dari NEDWORC Association, Negeri Belanda.

 

E mail solita.sarwono@gmail.com

Layout mode
Predefined Skins
Custom Colors
Choose your skin color
Patterns Background
Images Background